Maulid dan Haul Sayyidil Waalid Al Habib Syeikh bin Al Jufri 1438 H

Oleh Maulana Irsyad | 30 Desember 2016 - 15:01:36 WIB

Ringkasan ceramah maulid dan Haul Sayyidil Waalid Al Habib Syeikh bin Al Jufri rahimahullah (3 Rabi'ul Awwal 1438 H, Condet Jakarta timur) :

#Habib Umar bin Abdur Rahman Al Attos (Tarim):
1. Ketika Rosul shollallahu alaihi wassalam dilahirkan, maka terpancar cahaya hingga orang Mekkah dapat melihat kerajaan Persia dan Bushra.
2. Dengan terlahirnya Nabi saw maka kita mendapat nikmat besar yaitu nikmat menjadi umat Nabi saw. Yg para Nabi dan Rosul menginginkan nikmat ini.
Nabi saw bersabda:


لو أن موسى كان حيا ما وسعه إلا أن يتبعنى
أخرجه أحمد (٣/٣٨٧، رقم ١٥١٩٥) قال الهيثمى (١/١٧٤) : رواه أحمد، وأبو يعلى، والبزار وفيه مجالد بن سعيد ضعفه أحمد ويحيى بن سعيد وغيرهما

"Jika Musa hidup, maka ia tidak ada pilihan kecuali ia akan mengikutiku".
Nabi Isa as. akan turun ke dunia nnti hari akhir, maka ia akan mengamalkan syariat Nabi Muhammad saw. Dan Nabi Isa as. akan sholat dengan umat, dan bliau berkata: "Imam kalian adalah dari kalangan kalian".
2. Kebiasaan para Ulama dari sahabat trus zaman sekarang menyebut2 berbagai hal tentang Nabi saw baik namanya syamail, Sirah, maulid dsb.
3. Kewajiban setiap Muslim adalah zikr Allah dan zikr Rosul (mengingat Allah dan Rosul) kemudian mengenal Syariat agama, Oleh karena itu, setiap bayi diazankan utk diperdengarkan nama Allah dan Rosul. Bahkan nnti di alam barzakh, kita akan ditanya ttng Nabi, "Siapa Nabimu?". Dalam hadis/ riwayat: " Apakah kamu kenal dengan lelaki ini?" (maksudnya: Nabi Muhammad)


، عن أنس رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: " العبد إذا وضع في قبره، وتولي وذهب أصحابه حتى إنه ليسمع قرع نعالهم، أتاه ملكان، فأقعداه، فيقولان له: ما كنت تقول في هذا الرجل محمد صلى الله عليه وسلم؟ فيقول: أشهد أنه عبد الله ورسوله، فيقال: انظر إلى مقعدك من النار أبدلك الله به مقعدا من الجنة، قال النبي صلى الله عليه وسلم: " فيراهما جميعا، وأما الكافر - أو المنافق - فيقول: لا أدري، كنت أقول ما يقول الناس، فيقال: لا دريت ولا تليت، ثم يضرب بمطرقة من حديد ضربة بين أذنيه، فيصيح صيحة يسمعها من يليه إلا الثقلين " (صحيح البخاري: ١٣٣٨)
3. سأل رجل رسول - صلى الله عليه وسلم - عن الساعة فقال ما أعددت لها قال ماأعددت لها كبيرا إلا أنى أحب الله ورسوله قال فأنت مع من أحببت (الطبرانى عن أبى سرعة) [كنز العمال ٢٥٥٥٣]
أخرجه الطبرانى (٣/١٨٣، رقم ٣٠٦١) ، قال الهيثمى (١٠/٢٨١) : فيه عبد الغفار بن القاسم الأنصارى وهو كذاب.

Seorang sahabat prnah bertanya pada Nabi kapan terjadi hari kiamat? Rosul bersabda: apa yg kamu siapkan? Dia menjawab: saya tidak menyiapkan banyak sholat dan puasa, tapi saya cinta Allah dan RosulNya. Bliau bersabda: "Engkau bersama orang yg engkau cintai".
4. Seorang sahabat pernah terlihat sedih, maka Nabi bertanya: knpa engkau sedih. Ia menjawab: wahai Rosul, saat ini kami hidup di dunia bersamamu. Tapi ketika kami sudah pergi ke Akhirat, engkau akan bersama para Nabi dan Rosul. Maka kami tidak akan dapat bersamamu. Maka turun ayat:


(وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا)
[Surat An-Nisa' 69]


"Orang yg taat kepada Allah dan Rosul, maka mereka akan bersama orang2 yg diberi nikmat yaitu para Nabi, Syuhada dan Sholihin. Dan mereka adalah sebaik2 teman".

#Habib Muhammad bin Husein Al-Aidrus:
1. 3 syarat orang bahagia di dunia: anak berbakti, istri Sholehah, dan harta (yg berkah)
2. "Berapa banyak orang tua yg dimuliakan dengan sebab orang tuanya"
3. Nabi Ya'qub as. Berdoa:
Aku memohon 4 perkara, dan berlindung 4 perkara:
Meminta lisan yg berzikir, hati yg syukur, badan yg sabar dari cobaan dan istri yg membantuku pada urusan dunia dan Akhirat.

Berlindung: anak yg menjadi tuan terhadapku, istri yg membuatku beruban sebelum waktunya, harta yg menjadi musibah atasku, dan tetangga yg kalau melihat kebaikanku, ia kuburkan, tapi kalau ia melihat kejelekanku ia menyebarkannya.
4. Hari ini orang susah mencari bahagia, bagaimana bahagia? mencari bahagia dngan jalan yg aman (diridhoi Allah dan Rosul).
5. Jibril as. Berkata kepada Rosul saw: ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin adalah sholatnya pada malam hari. Dan keagungan mukmin adalah merasa tidak berhajat kepada makhluk.
6. Stiap kali anak kita pamit mau pergi kita usapkan kepala, dan doakan:
Yaa Fattah Yaa Nur iftah alaih
7. Ceritakan kepada para wanita2 ibu2 hal2 yg baik. Jangan keluar rumah kecuali pakai jilbab. Zaman dulu perempuan2 kalau mau kluar rumah ambil jemuran aja liat2 dulu ada laki apa nggak.
8. Lukman as. berkata pada anaknya: wahai anakku klau kamu liat orang yg duduk berzikir, duduklah bersama mereka. Jika kamu punya ilmu, maka kamu akan bermanfaat dngan ilmumu. Jika kamu tidak punya ilmu maka mereka akan mengajarimu, dan mungkin Allah sedang memandang mereka dngan pandangan kasih sayang sehingga engkau akan mendapatkan Rahmat tersebut.
9. Suruh istri kita baca surah Waqi'ah bada asar, insya Allah berkah rzeki kita.
10. Makanan2 sisa Ulama dan Habaib ini nanti di bungkusin kita makan dan kasih makan ke anak kita, insya Allah anak kita akan jadi anak Sholeh.

#KH. Muhammad Nur Bin Kh.Nur Ali (Bekasi):
1. Hbb Syeikh rahimahullah dulu pernah katakan: "Kyai Nur Ali sudah pantas jadi pahlawan Nasional". Sekarang Alhamdulillah bliau telah dianggap sebagai pahlawan Nasional berkat doa hbb Syeikh.
2. Tujuan dakwah Rosul saw: menetapkan aqidah dan ajaran beliau agar kita dapat memasuki surga.
3. Nabi saw mengajarkan persatuan. Ini dapat dilihat dari persaudaraan antara Muhajirin dan Anshor. Maka perisitiwa kemaren (211) adalah Sunnah Nabi saw.
4. Dngan persatuan ini lah kita dapat melawan segala gangguan dan tantangan kita sebagaimana para Ulama yg telah memperjuangkan NKRI.
5. Dengan keadilan maka Allah akan membuat kesejahteraan. Allah saw berfirman:


(وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ)
[Surat Al-Baqarah 179]


"Dan bagi kalian di dalam qishosh (penegakkan hukum) ada kehidupan wahai para pemilik akal agar kalian bertakwa"